
ANDRE POLITIK:TOMI PERMANA DAN PASLON 2 TIDAK PERNAH MENGINTIMINDASI PANWASCAM GIRIMAYA
Borgolkriminal.com,Pangkalpinang-heboh terkait misteri nya pengunduran diri panwascam girimaya menuai pro-kontra dan membuat gaduh kota Pangkalpinang.(23-08-2025)
Di tambah lagi ada seorang aktivis pemuda Pangkalpinang tomi permana yang hadir dan diduga ngamuk dan intimindasi panwascam girimaya membuat heboh.
Tomi permana di tuduhkan mengintimindasi pengawas pemilu kecamatan girimaya,video nya pun viral di berbagai media sosial,seperti facebook,instagram,tiktok dan media online.
Andre pascal posshumah atau dikenal andre politik team komunikasi paslon 2(maulan aklil-zeki yamani)membantah ada nya intimindasi tomi permana atau team paslon 2 kepada ketua dan komisioner panwascam girimaya atau bawaslu kota Pangkalpinang.
Tomi permana merasa kecewa dan kesal tidak ada nya keterbukaan dari pihak bawaslu kota Pangkalpinang maupun panwascam girimaya.
Sikap Tegas Tomi Permana Awasi Demokrasi Dipelintir, Ada Upaya Pengalihan Isu mundurnya pengawas pemilu kecamatan (PANWASCAM)
Sikap tegas Tomi Permana terhadap dugaan adanya tekanan dari tim Paslon 03 Udin-Dessy, yang berdampak dengan pengunduran diri 3 Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Girimaya. Dipelintir oleh segelintir oknum media online, seakan Tomi yang menyebabkan Panwascam mengundurkan diri.
Melalui sambungan telepon kepada redaksi kami, tomi mengatakan. Tentang berita saya yg diduga menjadi penyebab beberapa panwascam mengundurkan diri.
Bagaimana bisa menuduh saya penyebab mundurnya seluruh Panwascam Girimaya. Saya dateng ke kantor panwascam kemaren, 21 agustus 2025, sedangkan beredar ke publik sepenggal surat pengunduran diri dari salah satu anggota PANWASCAM tgl 20 agustus 2025. Dan kepada seluruh media yang membuat berita menyudutkan saya tidak pernah konfirmasi apapun ke saya. Saya mempertanyakan sikap profesionalisme jurnalistik mereka.
Dalam rangka menjaga marwah demokrasi di Pangkalpinang, Tomi dengan lantang mengungkapkan, Panwascam tidak boleh takut dalam mengungkapkan alasan pengunduran diri mereka yang sebenarnya.
Menurutnya, proses Pilkada ulang Pangkalpinang tidak boleh dinodai oleh ketidakjujuran penyelenggara. Karena pesta demokrasi ini menelan biaya besar.
“Kalian Panwascam jangan takut, ungkapkan saja yang sebenarnya terjadi, apakah memang ada tekanan dari salah satu tim kemenangan Paslon, atau apakah kalian yg melakukan kesalahan kepada tim kemenangan paslon? kalian itu digaji rakyat,” ucapnya dengan tegas di Sekretariat Panwascam Girimaya, Kamis (21/8).
Tak hanya itu, Tomi menilai langkah yang dilakukan Bawaslu Kota Pangkalpinang tidak tegas atas pelanggaran yang dilakukan oleh tim Paslon 03.
“Kalau ada kejadian seperti ini Panwascam kita diintervensi agak miris, karena kita warga Pangkalpinang saya sendiri juga warga Girimaya cuma jangan seperti ini malahan orang dari luar yang mengobok-ngobok di wilayah kita,” katanya.
“Seharusnya langsung aja speak up, kalau pun memang benar adanya intervensi dari pihak lain, ataupun kalian melakukan kesalahan. seharusnya bongkar saja semua,” tutur Tomi.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Pangkalpinang Imam Ghozali mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu provinsi untuk tindak lanjut terkait tekanan yang diterima Panwaslu oleh pihak Paslon 03 Udin-Dessy.
“Benar, memang ada pelanggaran yang dilakukan oleh tim Paslon 03. Nanti kita akan koordinasi dulu dengan pihak Bawaslu provinsi. Nanti kami akan memberikan rilis resminya,” ucapnya singkat.
Untuk diketahui, pengunduran 3 Panwascam Girimaya tersebut setelah mendapat intervensi dari pihak Paslon 03. Intervensi dilakukan pada saat Panwascam mendapati pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Paslon 03 dengan menyebar Alat Peraga Kampanye (APK), di wilayah yang bukan zona kampanye pada Rabu malam di Kecamatan Girimaya.
Tinggalkan Balasan